Kompas TV internasional kompas dunia

Ukraina Kecam Penghentian Bantuan Militer AS, Sebut Keputusan yang Sangat Keliru

Kompas.tv - 4 Maret 2025, 19:30 WIB
ukraina-kecam-penghentian-bantuan-militer-as-sebut-keputusan-yang-sangat-keliru
Prajurit Ukraina mengumpulkan amunisi yang rusak di garis depan dekat kota Chasiv Yar, di wilayah Donetsk, Ukraina, Jumat, 10 Januari 2025. (Sumber: Oleg Petrasiuk/Brigade Mekanis ke-24 Ukraina melalui AP)
Penulis : Rizky L Pratama | Editor : Vyara Lestari

“Kami menginginkan perdamaian, perdamaian yang sejati dan jujur—bukan perang yang tak berkesudahan,” ujar Zelenskyy. Ia menekankan bahwa jaminan keamanan adalah hal yang mutlak dalam setiap kesepakatan. 

Baca Juga: Setelah Perselisihan Trump- Zelenskyy, Koalisi Pembela Ukraina Segera Dibentuk

Menurutnya, ketiadaan jaminan semacam itu yang membuat Rusia dapat mencaplok Krimea pada 2014 dan melancarkan serangan ke Donbas sebelum akhirnya melakukan invasi penuh pada 2022.  

Meski tidak secara langsung menyebut AS, Zelenskyy menyatakan bahwa Ukraina tetap bekerja sama dengan mitra-mitra Eropa dalam merancang arsitektur diplomasi dan keamanan yang dapat membawa negara itu lebih dekat pada perdamaian.  

Keputusan Trump untuk menghentikan bantuan militer semakin memicu kritik dari berbagai kalangan di Ukraina. 

Sejumlah jurnalis dan pengamat menilai bahwa Trump tidak pernah menuntut konsesi dari Presiden Rusia Vladimir Putin, sehingga kebijakan ini dinilai hanya menguntungkan Moskow.  

“Ini bukan rencana perdamaian, melainkan jebakan untuk memaksa kami menyerah,” tulis pakar keamanan Ukraina, Maria Avdeeva, di media sosial BlueSky. Ia menegaskan bahwa berpihak pada Rusia tidak pernah menguntungkan siapa pun.  

Senada dengan Avdeeva, filsuf dan esais Volodymyr Yermolenko menilai bahwa kebijakan Trump justru akan memperburuk penderitaan warga sipil Ukraina. Ia menyoroti serangan udara Rusia yang semakin brutal dengan penggunaan drone dan rudal balistik.  

“Perang ini adalah pembantaian. Rusia terutama menargetkan warga sipil yang tidak berdaya. Dengan menghentikan bantuan (terutama pertahanan udara), Trump membantu eskalasi pembantaian ini,” tulisnya.   

Baca Juga: Trump Hentikan Sementara Bantuan Militer AS untuk Ukraina, Tekan Zelenskyy Segera Akhiri Perang


 

Kami memberikan ruang untuk Anda menulis

Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.

Daftar di sini



Sumber : The Guardian

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE



KOMPASTV SHORTS


Lihat Semua

BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x