SOLO, KOMPAS.TV - Video rekaman CCTV tukang bakso pura-pura jatuh beredar viral di media sosial dan menjadi perbincangan.
Dalam video yang beredar, terlihat tukang bakso yang mengendarai sepeda motor melintas di jalanan sepi.
Tiba-tiba di tikungan perumahan, tukang bakso tersebut memperlambat laju sepeda motor dan terjatuh.
Ember berisi bakso pun tumpah di jalanan, sementara si tukang bakso yang tampak pada video terlihat tergeletak tak berdaya.
Tak berselang lama, sejumlah warga pun datang untuk menolong tukang bakso tersebut.
Berdasarkan penelusuran, aksi tukang bakso pura-pura jatuh itu terjadi di di Perum Asabri, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (2/2/2022), pukul 10.28 WIB.
Baca Juga: Minyak Goreng Harga Eceran Tertinggi Masih Langka
Salah seorang warga Perum Asabri, Suprapto baru mengetahui aksi tukang bakso itu hanya akting dari rekaman CCTV.
Pasalnya, saat sedang terjatuh, tukang bakso terlihat membenarkan posisi ember diduga untuk memancing simpati warga.
Selain itu, bakso yang tumpah rupanya di taruh di amber, sementara pancinya terlihat kosong.
"Yang jatuh juga cuma bakso yang ada di ember dan air sedikit, pancinya sepertinya kosong karena tidak ada kuah yang tumpah. Jadi, ini memang niatnya menipu," ujar Suprapto, dilansir dari Kompas.com, Jumat (4/2/2022).
Saat kejadian, Suprapto mentakan jalan di kompleks perumahan sedang sepi dan tak ada orang yang lewat.
Tiba-tiba ada teriakan minta tolong dari tukang bakso tersebut hingga beberapa warga keluar rumah.
Suprapto merupakan salah satu warga yang ikut keluar rumah pada saat itu karena teriakan minta tolong.
Baca Juga: 3 Pelaku Curanmor Antar Kota Dibekuk, Sudah Beraksi di 19 TKP
Ia lantas melihat sepeda motor pedagang bakso itu kempes kemudian mencoba membantu dengan memanggilkan tukang tambal ban.
Ia juga memanggil seorang perawat yang rumahnya berada di sekitar kompleks tersebut untuk melihat kondisi pedagang bakso yang ternyata baik-baik saja, tanpa luka.
Di tengah-tengah kejadian itu, Suprapto menjelaskan, tukang bakso tersebut nampak bingung sambil mengatakan ia harus menyetorkan uang Rp300.000 ke bosnya.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 5 Tingkatan Gejala Covid-19, Mulai Tanpa Gejala hingga Kritis
"Warga menilai arah pembicaraannya meminta uang ke warga. Dia berharap ada yang kasihan kemudian membantu uang setoran," kata Suprapto.
Namun, karena warga menilai penjual bakso itu seakan mendesak minta uang, mereka lantas pergi.
Terlebih ban motor tukang bakso yang sempat terlihat kempes itu juga sudah ditambal.
"Dia lalu pergi begitu saja, apalagi warga juga harus bekerja sehingga dia tidak ada yang memerhatikan lebih lanjut," kata Suprapto.
Sumber : Kompas.com
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.