LOS ANGELES, KOMPAS.TV - Petugas pemadam kebakaran terus menunjukkan kemajuan dalam upaya memadamkan kebakaran besar yang telah menghancurkan ribuan rumah dan bangunan di Los Angeles, California, Amerika Serikat.
Meski demikian, warga diminta bersiap menghadapi kembalinya angin kencang yang berpotensi memperluas kebakaran, sebagaimana diungkapkan otoritas pada Kamis (16/1/2025) waktu setempat.
Kebakaran yang melanda kawasan sepanjang Pantai Pasifik hingga pegunungan San Gabriel ini telah merenggut sedikitnya 27 korban jiwa, sementara 31 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Selain itu, lebih dari 12.000 rumah, bisnis, dan bangunan lainnya mengalami kerusakan atau hancur akibat kebakaran.
Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles, Kristin Crowley, menyatakan kombinasi bahan bakar kering, kelembapan rendah, dan prediksi kembalinya angin Santa Ana pada pekan depan dapat membawa kehancuran lebih besar.
Baca Juga: Pesawat-Helikopter Dikerahkan Padamkan Kebakaran Hutan Los Angeles
"Bara api yang terbang dari kebakaran hutan dapat menghancurkan rumah yang berada lebih dari satu mil," ujarnya, dikutip dari USA Today.
Crowley mengimbau warga untuk membersihkan semak-semak dalam radius 200 kaki dari rumah mereka guna memudahkan petugas dalam menyelamatkan properti.
Selain kebakaran, ancaman tanah longsor juga menjadi perhatian serius. Direktur Pekerjaan Umum Los Angeles Mark Pestrella menyebut kemungkinan aliran puing besar-besaran saat hujan akhirnya tiba.
“Kami tengah berupaya keras mempersiapkan sistem pengendalian banjir untuk menghadapi situasi tersebut,” katanya.
Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.
Sumber : USA Today
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.