Di Lhokseumawe, Imam menuturkan, pelaku M menggadaikan motor miliknya seharga Rp500 ribu. Dari uang hasil gadai sepeda motor tersebut, pelaku kemudian kabur menuju Kota Medan.
Pelarian pelaku M terpaksa harus berakhir setelah ditangkap polisi di kawasan pasar Belawan Sumatera Utara.
Adapun terkait motif pembunuhan Ayu Sri Wahyuni, Imam mengaku belum bisa membeberkannya karena masih perlu dilakukan pendalaman.
“Motif belum bisa disampaikan, kami lakukan pendalaman terlebih dahulu dan nanti juga dipastikan pasal apa yang dijerat karena masih proses penyidikan,” tutur Imam Asfali.
Adapun jasad Ayu Sri Wahyuni ditemukan di lubang dengan kedalaman 50 sentimeter, terkubur di kamar belakang rumahnya.
Baca Juga: Alasan Istri Bunuh Suaminya Karyawan Toyota Pakai Modus Pembegalan, Awalnya Sempat Ingin Diracun
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara, polisi membawa jasad korban ke RS TCD guna divisum. Hasil visum luar, seluruh wajah korban luka dan membengkak.
Kemudian, bagian kepala juga bengkak, diduga karena benturan benda tumpul, dan seluruh badan membiru dan bengkak.
Di TKP, juga ditemukan beberapa barang bukti seperti sebilah parang, satu besi ulir, karung beras, cangkul, bungkusan plastik, dan potongan tali rafia yang digunakan untuk mengikat kepala dan kaki korban.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.