JAKARTA, KOMPAS.TV- Kementerian Agama (Kemenag) berupaya memberikan kenyamanan bagi para pemudik, dengan menyediakan layanan pencarian masjid terdekat sebagai tempat istirahat selama perjalanan.
Fasilitas ini dapat diakses melalui aplikasi Pusaka, yang tersedia di Play Store dan App Store.
"Pemudik yang ingin beristirahat bisa mencari informasi masjid terdekat melalui Pusaka," kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (29/3/2025).
Baca Juga: Pemerintah Siagakan Jembatan Timbang hingga Masjid jadi Tempat Istirahat Pemudik
Untuk menemukan masjid terdekat, pengguna cukup membuka aplikasi Pusaka, lalu memilih menu "Islam" di halaman utama.
Selanjutnya, pilih menu "Masjid" dan gunakan fitur "Terdekat", sehingga sistem akan secara otomatis menampilkan lokasi masjid di sekitar pengguna.
Setelah menemukan masjid tujuan, pengguna dapat mengklik "Arahkan Lokasi" untuk mendapatkan rute menuju masjid tersebut.
Baca Juga: Lebaran Idulfitri 31 Maret 2025-Prabowo Siap Bantu Pemulihan Gempa Myanmar & Thailand [TOP 3 NEWS]
Sebagai bentuk dukungan bagi pemudik, Kemenag telah menyiapkan 6.291 posko Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di berbagai provinsi.
Masjid-masjid ini disiapkan sebagai tempat istirahat agar perjalanan mudik lebih nyaman dan lancar.
Selain sebagai tempat singgah, Abu Rokhmad berharap Masjid Ramah Pemudik dapat menciptakan suasana yang lebih ramah dan kondusif dengan menyediakan minuman serta takjil sesuai kapasitas masing-masing.
"Pelayanan tidak perlu mewah, yang terpenting adalah memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pemudik yang singgah," ujarnya.
Baca Juga: Update Gempa Myanmar: Korban Tewas Capai 1.644 Orang, Upaya Penyelamatan Terkendala
Ia juga menginstruksikan jajaran Kemenag di daerah untuk mendata jumlah pemudik yang singgah di setiap masjid secara berkala, baik selama arus mudik maupun arus balik.
Data ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi efektivitas program dan akan dilaporkan kepada Menteri Agama.
Selain itu, Abu Rokhmad juga menekankan pentingnya dokumentasi dan publikasi lokasi masjid yang berpartisipasi dalam program ini agar masyarakat lebih mudah menemukan tempat istirahat yang nyaman.
"DKM juga dapat mempublikasikan testimoni dari pemudik yang merasakan manfaat layanan Masjid Ramah Pemudik di media sosial, sehingga informasi ini menyebar di tengah masyarakat dan bermanfaat bagi pemudik lainnya," pungkasnya.
Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.