JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah musisi Ifan Seventeen resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN), reaksi pro dan kontra bermunculan. Terutama para sineas yang mempertanyakan kapabilitasnya dalam memimpin perusahaan film milik negara.
Beberapa tokoh perfilman, seperti Joko Anwar, Anggy Umbara, Fedi Nuril, hingga Yama Carlos, secara terbuka mengungkapkan kekecewaan mereka di media sosial.
Mereka mempertanyakan latar belakang Ifan yang lebih dikenal sebagai musisi dibanding sebagai profesional di industri film.
Baca Juga: Tantri Kotak Optimistis Timnas Indonesia Bangkit Lawan Bahrain dan China
Menanggapi polemik yang berkembang, Ifan Seventeen akhirnya buka suara melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Ia menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan dan menegaskan bahwa dirinya siap menjalankan tugas barunya dengan penuh tanggung jawab.
"Pertama-tama saya ingin mengucap syukur kepada Allah SWT yang masih memberikan saya berkah berupa tanggung jawab sebagai seorang manusia, lewat pengabdian untuk memimpin PT Produksi Film Negara," tulis Ifan dalam Instagramnya, Sabtu (22/3/2025).
Tak hanya itu, ia juga meminta maaf kepada pihak-pihak yang merasa terganggu atas penunjukannya sebagai Dirut PFN. Ifan pun mengajak masyarakat untuk memberinya kesempatan dalam menjalankan tugasnya sebelum memberikan penilaian lebih lanjut.
"Saya ingin meminta maaf untuk siapa pun yang merasa terganggu atas amanah yang baru saya emban. Ini baru hari ke-9 saya bekerja," lanjutnya.
Menariknya, Ifan juga menyatakan kesiapannya untuk mundur jika ada sosok lain yang lebih pantas dan mampu menjalankan tugas sebagai pimpinan PFN.
"Apabila ada teman-teman yang merasa lebih mampu dan mau menggantikan saya, silakan datang ke kantor PFN kapan pun. Pintu PFN akan selalu terbuka," tegasnya.
Meskipun demikian, Ifan menegaskan bahwa ia akan tetap menjalankan amanahnya selama belum ada pengganti yang dianggap lebih layak.
Baca Juga: Ariel NOAH & Armand Maulana Pertanyakan Legalitas Direct License: Bagaimana Pajaknya?
"Jika saya menemukan seseorang yang lebih mampu menggantikan saya, maka saya akan mundur. Namun, jika belum ada, mohon izinkan saya bekerja. Saya tidak akan mundur dari penugasan ini sampai titik akhir perjuangan," pungkasnya.
Seiring dengan polemik ini, publik terus menantikan langkah Ifan Seventeen dalam membuktikan kemampuannya di industri film nasional.
Apakah ia akan mampu menjawab keraguan atau justru memilih untuk mundur?
Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.