> >

Ini Peran Mulsunadi Gunawan, Pemberi Suap Kabasarnas Henri Alfiandi yang Baru Ditahan KPK

Hukum | 1 Agustus 2023, 05:45 WIB
Komisaris Utama PT Multi Grafika Cipta Sejati (PT MGCS) Mulsunadi Gunawan alias MG ditahan KPK, Senin (31/7/2023). Mulsunadi merupakan pihak pemberi suap ke Kabasarnas 2021-2023 Henri Alfiandi. (Sumber: KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisaris Utama PT Multi Grafika Cipta Sejati (PT MGCS) Mulsunadi Gunawan menyerahkan diri ke KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pengadaan barang dan jasa di Basarnas 2021-2023.

Peran Mulsunadi Gunawan alias MG merupakan pihak yang memberi persetujuan kepada Direktur Utama PT Intertekno Grafika Sejati (PT IGK) Marilya untuk memberikan uang Rp999,7 juta kepada Afri Budi Cahyanto selaku Koorsmin Kabasarnas. 

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexader Marwata menjelaskan, Mulsunadi baru bisa diperiksa lantaran sebelumnya sedang berada di luar negeri. 

Setelah kembali ke Tanah Air, Mulsunadi memenuhi panggilan dan menjalani pemeriksaan. Hasil dari pemeriksaan tersebut, penyidik menyimpulkan agar MG ditahan untuk kepentingan penyidikan. 

Penahanan, sambung Alex, dilakukan 20 hari pertama terhitung mulai Senin (31/7/2023). MG ditahan di Rutan cabang KPK pada Gedung Merah Putih KPK.

Baca Juga: 5 Tersangka Kasus Suap Kabasarnas Ditahan, Ketua KPK Firli Bahuri: Kita akan Tuntaskan!

"Tim penyidik menahan tersangka MG untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 31 Juli 2023 sampai dengan 19 Agustus 2023 di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih," ujar Alex saat jumpa pers di gedung KPK, Senin (31/7/2023).

Alex menambahkan, realisasi penyerahan uang sejumlah sekitar Rp999,7 juta secara tunai dilakukan Marilya dengan Afri Budi Cahyanto di parkiran salah satu bank yang ada di Mabes TNI Cilangkap.

Uang tersebut diduga sebagai fee atau komisi kepada Kabasarnas 2021-2023 Henri Alfiandi agar PT MGCS dan PT IGK dapat menjadi pemenang proyek pengadaan peralatan pendeteksi korban reruntuhan TA 2023 dengan nilai kontak Rp9,9 miliar. 

"Atas penyerahan sejumlah uang tersebut, perusahaan MG selanjutnya dinyatakan sebagai pemenang tender," ujar Alex. 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU