Kapal selam bertenaga nuklir berada di antara daftar panjang persenjataan canggih yang Kim Jong-un berjanji akan memperkenalkannya pada konferensi politik Korut di 2021.
Persenjataan itu dimaksudkan untuk menghadapi apa yang disebutnya sebagai ancaman eskalasi militer yang dipimpin AS.
Persenjataan lainnya adalah rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat, senjata hipersonik, satelit mata-mata, dan rudal multihulu ledak.
Korut sejak saat itu melakukan serangkaian kegiatan pengujian untuk memperolehnya.
Kemampuan Korut yang lebih baik dalam menembakkan rudal dari dalam air disebut menjadi perkembangan yang mengkhawatirkan.
Pasalnya, akan sangat menyulitkan lawan-lawan negara Kim Jong-un untuk mendeteksi peluncuran rudal seperti itu.
Baca Juga: Mata-Mata Korsel Peringatkan Ukraina, Tentara Korut di Rusia Sudah Belajar Taktik Perang Drone
Namun sebagai negara yang didera sanksi berat, mampu memiliki sumber daya dan teknologi untuk membangun kapal selam berkekuatan nuklir itu jelas menjadi pertanyaan.
Moon Keun-sik meyakini, Korut kemungkinan mendapat bantuan teknologi dari Rusia untuk membangun reaktor nuklir yang akan digunakan di kapal selam itu.
Hal itu sebagai balasan karena memasok persenjataan konvensional dan juga tentara untuk membantu perang Rusia melawan Ukraina.
Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.
Sumber : CNN Internasional
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.