Kompas TV internasional kompas dunia

Mengerikan, Anjing Liar Mulai Konsumsi Jasad yang Ditinggalkan di Jalanan Gaza

Kompas.tv - 17 Oktober 2024, 07:15 WIB
mengerikan-anjing-liar-mulai-konsumsi-jasad-yang-ditinggalkan-di-jalanan-gaza
Warga Palestina membawa jenazah seorang korban serangan udara Israel ke rumah sakit Al Aqsa di Deir al Balah, Jalur Gaza, Senin, 1 April 2024. (Sumber: Foto AP/Abdel Kareem Hana)
Penulis : Haryo Jati | Editor : Vyara Lestari

JABALYA, KOMPAS.TV - Kondisi Gaza semakin mengerikan di mana anjing liar mulai mengonsumsi jasad yang ditinggalkan di jalanan Gaza.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Layanan Darurat Gaza Fares Afana, Senin (14/10/2024).

Fares Afana mengungkapkan, jasad bertebaran di jalanan berdebu, di jalanan yang telah dihancurkan oleh serangan Israel, dan orang-orang kelaparan.

Baca Juga: Rusia: Rencana Kemenangan Zelenskyy Akan Dorong NATO Perang Terbuka dengan Moskow

Fares menggambarkan kondisi itu ada di wilayah Jabalya, Gaza utara.

“Anda bisa melihat tanda-tanda kelaparan di orang-orang utara Gaza,” ujar Afana dikutip dari CNN International.

“Pasukan Israel menghancurkan apa pun yang menggambarkan kehidupan, atau tanda-tanda kehidupan,” tambahnya.

Afana mengatakan ia dan rekan-rekannya telah menerima jasad-jasad dari warga Palestina yang terbunuh di utara Gaza.

Bahkan, beberapa di antaranya menunjukkan tanda-tanda dikonsumsi oleh hewan, dan membuat upaya mengidentifikasi jasad semakin sulit.

“Anjing liar yang kelaparan mulai memakan jasad-jasad ini di jalanan. Itu membuat kami kesulitan mengidentikasi jasad,” tambahntya.

Fares Afana bahkan membangikan foto kepada CNN International, yang menunjukkan sisa-sisa jasad anak kecil yang menurutnya sebagian jasadnya telah dikonsumsi anjing liar.

Afana mengatakan ada ribuan anak-anak dan perempuan hamil yang terjebak di wilayah militer Israel telah melakukan serangan darat  dan udara di tiga permukiman selama lebih dari 12 hari.

Kami memberikan ruang untuk Anda menulis

Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.

Daftar di sini



Sumber : CNN International

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE



BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x