Kompas TV TALKSHOW rosi

Seniman Wanggi Hoed Pernah Dibully, Merasa Dendam? | ROSI

Kompas.tv - 28 September 2024, 14:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Apakah maraknya bullying terjadi karena pelaku sebelumnya adalah korban? Seniman Wanggi Hoed menjawab kemungkinan itu bisa saja terjadi secara tidak sadar. 

Wanggi menuturkan pengalamannya sebagai orang yang pernah menjadi korban perundungan. Pelaku pembully menyebutnya sebagai orang yang kerempeng.

Rasa dendam yang dialaminya kemudian diekspresikan dengan bentuk yang positif. Wanggi justru merasa kasihan kepada pelaku bully, karena seperti kehilangan punya teman. 

“Pada akhirnya saya mencoba menerima itu, berdamai dan mensupport dia. Dan membuat kesadaran bahwa, ‘udah cukuplah melakukan hal itu’,” katanya. 

Rosianna Silalahi mengundang mereka yang turun langsung mengadvokasi pelajar dari sekolah ke sekolah untuk tidak terlibat aksi perundungan, yakni penulis Nissa Rengganis dan Wanggi Hoed, seniman pantomim.

Mereka menulis sebuah buku berjudul Bully, kolaborasi dari penulis, fotografer, dan seniman pantomim. 

Selengkapnya saksiksan di kanal youtube KompasTV. 

Kami memberikan ruang untuk Anda menulis

Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.

Daftar di sini



Sumber : Kompas TV

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE



KOMPASTV SHORTS


Lihat Semua

BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x