JAKARTA, KOMPAS.TV- Masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman sebaiknya menyiapkan rumah dalam keadaan aman agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan, seperti kebakaran.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan mengingatkan warga untuk mencabut colokan listrik sebelum meninggalkan rumah untuk mudik Lebaran 2025.
"Masyarakat diminta untuk mencabut colokan perangkat elektronik yang berpotensi menyebabkan korsleting listrik seperti, dispenser, kipas angin, mesin air, AC, televisi, charger, hingga kulkas," kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Syamsul Huda di Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Baca Juga: Pemudik Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem di Jateng
Huda mengatakan, jika meninggalkan rumah dalam kondisi kosong tentu juga diperlukan kehati-hatian dan upaya antisipatif untuk mencegah terjadinya kebakaran.
"Mereka juga harus memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dengan dilakukannya pengecekan terhadap kabel-kabel," ujarnya seperti dikutip dari Antara.
Penghuni rumah juga jangan lupa mematikan lampu-lampu. Sebab, lampu yang dalam kondisi menyala terus-menerus akan panas, termasuk pada bagian komponen elektroniknya dan dapat memicu korsleting listrik.
Seperti diketahui, korsleting listrik sering menjadi penyebab kebakaran.
Baca Juga: Waspada Penipuan Smishing, Jangan Sembarang Klik Tautan Lewat SMS
Syamsul menambahkan, hal dasar yang juga harus diperhatikan yakni mencabut selang regulator dari tabung gas apabila tidak digunakan dalam waktu lama.
Jangan lupa untuk menitipkan rumah beserta kuncinya ke tetangga terdekat atau saudara yang tidak mudik Lebaran.
"Sehingga, dapat memudahkan pengecekan kondisi rumah maupun untuk menyalakan atau mematikan lampu," imbuhnya.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Kerawanan Gempa-Tsunami Saat Libur Lebaran 2025
Syamsul menerangkan, jika masyarakat melihat penyalaan api yang berpotensi menyebabkan kebakaran, agar segera melakukan isolasi dengan menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar untuk mencegah perambatan.
"Harus tetap tenang dan tidak panik agar upaya langkah yang dilakukan terukur serta tepat. Bila ada kondisi membahayakan bisa menghubungi nomor darurat 112," ungkapnya.
Ia menyarankan agar di tiap rumah tersedia Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk percepatan penanganan dini kebakaran.
Baca Juga: SMPN 24 Tangerang Direndam Banjir, Tanggul Jebol Tak Kuat Tampung Air Kiriman dari Bogor
Selama libur Lebaran, personel Gulkarmat tetap bersiaga untuk memberikan pelayanan kepada warga yang membutuhkan bantuan, baik terkait penanganan kebakaran ataupun penyelamatan lainnya.
"Personel serta sarana dan prasarana kita selalu pastikan siap dikerahkan sewaktu-waktu," ucapnya.
Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.
Sumber : Antara
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.