TNI Beri Bantuan Rp500 Juta untuk Ahli Waris 4 Prajurit TNI yang Gugur di Nduga
Peristiwa | 28 November 2023, 07:31 WIBJAKARTA, KOMPAS.TV - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan bahwa pihaknya memberikan bantuan senilai Rp500 juta untuk ahli waris dari empat prajurit yang gugur saat baku tembak di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (25/11/2023).
Empat prajurit yang gugur tersebut ditembak oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau Kelompok Teroris Separatis Papua (KTSP).
Keempat jenazah prajurit sudah dikirimkan ke kampung halamannya, yakni di Jawa Barat dan Jawa Tengah, untuk proses pemakaman.
Baca Juga: Isak Tangis Keluarga Prajurit TNI yang Gugur Ditembak KKB Sambut Kedatangan Jenazah di Rumah Duka
“Kita sudah berikan santunan sesuai dengan hak-hak dia, ada dari Asabri, TNI AD, Bank BRI dan Bank BJB, itu jumlahnya per orang lebih dari Rp500 juta,” kata Agus usai pelaksanaan kegiatan Rakornas Penegakan Hukum Terpadu di Jakarta, Senin (27/11/2023).
Agus juga mengatakan bahwa keempat prajurit yang gugur juga mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa atas jasa-jasanya dalam melaksanakan tugas di Papua.
Diberitakan sebelumnya, empat prajurit dari Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Komando Cadangan Strategis TNI AD atau Kostrad gugur dalam baku tembak dengan KTSP di Nduga, Sabtu (25/11).
Keempat prajurit Kostrad TNI yang gugur dalam baku tembak tersebut antara lain Praka Dwi Bekti Probo Sinimoko, Praka Miftahul Firdaus, Praka Yipsan Ladou, dan Prada Darmawan.
Baku tembak tersebut terjadi ketika keempat prajurit tengah melakukan operasi pengejaran terhadap KTSP, kemudian diserang. Pengejaran dilakukan berkaitan dengan aksi kelompok tersebut yang membunuh masyarakat di Paro.
Baca Juga: 4 Anggota TNI Gugur Baku Tembak dengan KKB, Panglima TNI Berduka: Korban Sudah Dievakuasi
Penulis : Fiqih Rahmawati Editor : Vyara-Lestari
Sumber : Kompas TV