> >

Soal Gencatan Senjata Gaza, Anggota Komisi I DPR: Harus Jadi Momentum Wujudkan Palestina Merdeka

Kompas dunia | 17 Januari 2025, 17:51 WIB
Anak-anak Palestina bermain di dekat reruntuhan bangunan yang dihancurkan militer Israel di Khan Yunis, tengah Jalur Gaza, 1 Januari 2025. (Sumber: Abdel Kareem Hana/Associated Press)

“Israel tidak boleh mengingkari perjanjian. Selama ini, Israel sering melanggar kesepakatan, sehingga gencatan senjata batal dan pertempuran terjadi lagi,” kata Marwan dikutip Antara.

Marwan menambahkan, pemerintah Indonesia harus terus berperan aktif mendukung kemerdekaan Palestina.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

“Saya yakin kemerdekaan Palestina semakin dekat. Tidak boleh ada lagi penjajahan di muka bumi ini. Itu adalah amanat konstitusi kita yang harus terus disuarakan,” katanya.

Sebelumnya, mediator mengumumkan, Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata di Gaza yang akan berlaku mulai Minggu (19/1/2025).

Gencatan senjata ini diproyeksikan mengakhiri perang Israel di Gaza yang telah membunuh lebih dari 46.000 jiwa sejak Oktober 2023 lalu.

Kendati demikian, militer Israel dilaporkan terus menyerang Gaza jelang tanggal efektif gencatan senjata.

Serangan Israel sejak pengumuman gencatan senjata telah membunuh 101 jiwa, termasuk 27 anak-anak dan 31 perempuan.

Baca Juga: Respons Houthi usai Gencatan Senjata Hamas dan Israel Tercapai: berkat Pengorbanan Pejuang Palestina

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU