> >

Jenderal Ukraina Ungkap Perang Dunia III Resmi Dimulai, Sebut Tanda-Tandanya

Kompas dunia | 23 November 2024, 10:27 WIB
Presiden Ukraina Zelenskyy bersama panglima militer Ukraina yang dicopot, Jenderal Valery Zaluzhny di Kiev hari Kamis, (8/2/2024). (Sumber: AP Photo)

KIEV, KOMPAS.TV - Jenderal Ukraina dan eks Kepala Komandan Militer Valery Zaluzhny menegaskan perang dunia III resmi dimulai.

Zaluzhny menegaskan keterlibatan langsung sekutu Rusia dalam perang di Ukraina jadi penanda perang dunia III dimulai.

Tentara Korea Utara dilaporkan telah dikerahkan Rusia untuk menghadapi pasukan Ukraina di Kursk.

Baca Juga: Putin Jemawa Miliki Banyak Rudal Baru Terkuat yang Siap Digunakan, Ancam Akan Dipakai Saat Perang

Sedangkan drone Iran, Shahedis, juga sudah digunakan tentara Rusia untuk menyerang Ukraina.

“Saya percaya bahwa di 2024, kami meyakini bahwa Perang Dunia III telah dimulai,” kata Zaluzhny yang sekarang menjadi Duta Besar Ukraina di Inggris, dikutip dari Politico, Kamis (21/11/2024).

“Pasalnya di 2024, Ukraina tidak lagi menghadapi Rusia. Tentara dari Korea Utara saat ini berdiri di depan Ukraina. Jujur saja. (Drone) Iran, Shahedis sudah berada di Ukraina, membunuhi warga sipil secara terbuka, tanpa adanya rasa malu,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa persenjataan Korea Utara dan China sudah dikirimkan ke Rusia.

Zaluzhny pun menyerukan bahwa sekutu Ukraina harus segera menarik kesimpulan yang benar.

“Masih mungkin menghentikan mereka di sini, di wilayah Ukraina. Tetapi untuk beberapa alasan rekan kami tak mau mengerti hal itu,” katanya.

“Jelas Ukraina sudah memiliki terlalu banyak musuh. Ukraina akan bertahan dengan teknologi, tetapi masih belum jelas apakah kami bisa memenangkan pertempuran ini sendiri,” kata Zaluzhny.

Perkataan Zaluzhny sejalan dengan pandangannya yang suram terhadap perang.

Dalam komentar di esainya untuk The Economist tahun lalu yang membuat marah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Zaluzhny membandingkan keadaan konflik dengan jalan buntu seperti Perang Dunia I.

Baca Juga: Kedutaan Besar AS di London Kembali Beroperasi Normal Setelah Polisi Meledakkan Sebuah Paket

Zaluzhny dipuji karena berhasil menghentikan dan memukul mundur serangan awal Rusia yang dilancarkan pada 24 Februari 2022.

Hal itu kemudian ternoda oleh kegagalan serangan balasan tahun lalu.

Perannya sebagai komandan tertinggi militer Ukraina, diambil alih oleh Jenderal Oleksandr Syrskyi, yang dianggap lebih dekat dengan presiden.

Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Politico


TERBARU